Kamis, 01 November 2012

kelak nanti tiba waktunya :)


menikah itu impian setiap manusia di dunia ini,
memiliki pasangan yang sayang dan setia,
menerima segala kekurangan apapun di dalam diri kita,
itu kriteria pasangan yang diinginkan semuanya,

tapi,
tak semudah seperti apa yang diinginkan,
seperti hidup di sinetron,
punya pacar ganteng,
baik hati,
setia,
sayang,
dan sebagainya laah,
hidup kita itu memang seperti sinetron,
tapi endingnya ga selalu kayak sinetron yang selalu indah,
kenyataannya ada juga yang endingnya pahit,

intinya bersyukur,
apapun yang Allah kasih,
yaa bersyukur ajaa,
ga usah minta lebih,
Allah ga suka sesuatu yang berlebihan,

yaaahh baiklah,
saya punya keinginan,
ketika waktunya tiba nanti,
saya ingin mengenakan pakaian ini ^^




dahulu,
sudah saya perlihatkan,
kepada seseorang itu,
ketika masih bersama,
impian terbesar,

wanita memang selalu ingin serius dalam berhubungan,
tapi terkadang pria sulit untuk memikirkan kata serius dalam berhubungan,
dan selalu salah untuk mengartikan maksud wanita,
maksudnya gini,
wanita memang sering berbicara untuk bagaimana hubungan kedepan "menikah"
impian yang normal dan wajar ketika hubungan yang terjalin cukup lama,
tapi bukan berarti ingin cepat-cepat,
hanya ingin adanya komitmen dalam suatu hubungan saja,
tanpa mendua dan diduakan,
seperti teman saya bilang
cinta itu harus ada progress ...
progress untuk selalu searah dalam berpikir,
ada suatu komitmen antara kedua belah pihak lahh,
memang masih muda kalau membahas soal menikah,
jadi agak parno buat pria mendengar kata itu,
dan hasilnya pasti bilang gini
kita tuh masih muda, masa depan kita masih panjang, terlalu cepet kalau ngebahas soal menikah, terlalu pendek pikirannya, nikmatin dulu aja masa muda kita .. 
menurut saya,
menikmati masa muda itu bukan selalu berpikir untuk "main-main"
nikmatin masa muda dengan menghasilkan sesuatu yang dibanggakan,
bukan memamerkan sesuatu yang ga penting,
pikiran yang pendek itu bukan membahas masalah menikah,
tapi menikmati masa muda dengan melakukan hal-hal ga berguna buat diri sendiri,
buang-buang waktu,
dan ga ngedapetin apa-apa,
cuma senang sesaat,
dan akhirnya merugikan diri sendiri dan orang lain,

saat ini mungkin ga akan terasa,
tapi ketika sudah tidak bisa menikmati masa muda lagi,
penyesalan pasti ada,
karena ketika masih muda,
hal-hal yang seharusnya bisa dilakuin,
ga bisa dilakui dengan baik,

saya ini paling suka pria pintar,
seperti pernah saya singgung di blog saya tentang si lelaki pintar versi saya,
membanggakan diri sendiri tapi merugikan orang lain itu bukan prestasi namanya,
balik lagi dengan kata bersyukur,
kalau Allah telah memberikan sesuatu untuk kita,
berterima kasih lah dengan memenuhi segala aturan-Nya,
bukan hanya ucapan "terima kasih yaa Allah ..."
Allah ga butuh kata terima kasih lewat ucapan,
tapi perbuatan sesuai aturan main Allah,
seperti padi yang semakin merunduk semakin berisi,
kadang seseorang suka lupa diri ketika diberikan sesuatu yang lebih sama Allah,
ninggalin dehh semua aturan yang Allah kasih,
dan mengikuti semua larangan-Nya,

jadi bisa dipikirkan lagi,
sebenarnya makna kata pikiran pendek itu apa?
berpikir untuk "menikah" atau "menghabiskan masa muda dengan kesenangan sesaat"
bisa dijawab masing-masing,
karena setiap manusia mempunyai pikiran yang beda-beda,
tergantung dari sudut pandang kita melihatnya,
seperti teman saya yang berpendapat bahwa kedua kata itu belum tentu juga
diartikan sebagai pikiran pendek,
intinya tidak bisa memilih salah satu yang tepat yang mana,
antara "menikah" ataukah "menghabiskan masa muda dengan kesenangan sesaat"
pasti punya jawaban masing-masing,

kelak tiba waktunya nanti,
mengenakan baju itu,
bersanding dengan pangeran impian,
seorang pemimpin yang bijaksana dan adil,
yang pasti membimbing saya menuju surga-Mu,
seorang pria ideal,
sesuai kriteria orangtua dan saya sendiri,
cukup sederhana,
rajin shalat dan sayang mama,
kalau dia bisa sayang sama mama,
berarti dia juga bisa sayang kita dan keluarga kita,
selalu menjaga dan menghormati kita,
seperti dia yang bisa menghormati dan menjaga mama nya dengan baik,
amiinnn ya Allah ...



1 komentar:

  1. Tulisannya bagus. Gaunnya juga bagus tuh :)

    Menikah cepet itu nggak buruk loh, justru dianjurkan dalam Islam.

    ***
    3 hal yang dianjurkan untuk cepat2 dilaksanakan :
    membayar hutang,
    mengubur jenazah,
    menikah.

    ***
    Kenapa harus cepet menikah?
    nih jawabannya :

    -menghindarkan diri dari maksiat/perilaku hina lainnya (terutama zina|zina banyak macamnya).

    -“Jika seorang hamba menikah, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan setengah dari agamanya. Oleh karena itu, bertakwalah kepada Allah untuk menyempurnakan sebagian lainnya” (HR. Baihaqi dengan sanad hasan). <--sy rasa nggak perlu dijelasin.

    -Menikah=Menjadikan kaya <--Baca Qur'an Surat 13 ayat 38
    ~AL-QUR'AN TIDAK ADA KERAGUAN DI DALAMNYA~

    ***
    Tentunya bukan diawali dengan "pacaran", dalam islam ada namanya "ta'aruf" :)

    ***
    Belum mampu untuk menikah?
    -Perbanyak puasa...

    ***
    Nggak perlu ragu dengan janji Allah :)

    ***
    "karena setiap manusia mempunyai pikiran yang beda-beda,
    tergantung dari sudut pandang kita melihatnya" <--itu betul

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.