Selasa, 13 November 2012
berdiri ..
tegap,
gagah,
tatapan mata kedepan,
seperti pandangan optimis,
bukan tatapan kosong,
mudah,
jika punya tujuan jelas,
sebuah komitmen hidup,
punya progres,
tanggung jawab perkataan,
tak selamanya kita bisa berdiri dengan tegap,
jika selalu saja menunduk kebawah,
karna satu masalah hidup,
tak selamanya kita bisa berdiri dengan gagah,
jika tak ada yang meminjamkan bahunya,
dan mengobral semangat membara,
tak selamanya kita bisa berdiri dengan tatapan mata optimis,
jika dihadapan kita sesuatu yang pesimis terjadi,
tujuan yang sudah di analisa,
komitmen yang sudah dibuat,
progres yang sudah di plan,
tanggung jawab yang sudah di ikrarkan,
tak semudah dengan apa yang di inginkan,
manusia,
makhluk sosial bukan individu,
butuh asupan energi semangat,
butuh kata-kata motivasi,
butuh adanya gerakan,
bukan hanya dari diri sendiri,
tapi orang lain,
berdiri sendiri,
impossible,
sekuat kita dalam berpikir,
semudah kita dalam berucap,
segesit kita dalam berjalan,
kita membutuhkan seorang penengah dan pengatur,
mengontrol kehidupan yang terarah,
hidup tanpa aturan,
lebih baik tak usah hidup,
lelaki tak mampu berdiri,
jika tak ada wanita yang meminjamkan bahunya sebagai sandaran,
wanita tak mampu berdiri,
jika tak ada lelaki yang bersedia meminjamkan telinga dan tangannya,
untuk mendengarkan dan mengusap air matanya,
keduanya,
sudah saling menyatu,
tak dapat dipisahkan,
begitupun saya,
ingin berdiri,
bersamamu,
si mentariku :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.