Selasa, 27 November 2012

#22


seperti tak kenal malam,
selalu bersinar,
menerangi penglihatanku,
dan hatiku,
karna mentariku,

jatuh cinta,
aku rasakan sering,
dengan perasaan,
dan sambutan hati,
yang selalu berbeda,

hey mentari,
sinarmu terlalu berkilau,
hingga terkadang sulit aku bersembunyi dibawah gelapnya malam,
aku takut,
karna kilaunya sinarmu,
membuat aku lupa akan indahnya taman sebelah,
aku tak ingin,
sinarmu menghalangi separuh pandanganku,
karna aku tak mau,
terpaku oleh dirimu saja,
hanya mempersiapkan diri,
ketika kabut hitam kembali datang,
walaupun aku tak menginginkannya datang,

mentari,
redupkanlah sedikit kilau sinarmu,
agar aku bisa melihatmu dengan manis,
karna sinarnya tak nampak berkilau,
aku suka dengan keindahanmu yang biasa saja,
kau nampak sederhana,
sehingga membuatku rindu akan hadirnya sinarmu,
penasaran,
terus menerus,
seperti itu saja,
tidak berlebihan kilaunya,
aku suka :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.