Senin, 17 Desember 2012

#24


dan,
sudah redup cahayanya,
yang kemarin masih terang sekali terlihat,
sudah saatnya melihat yang lain,
bukan satu cahaya itu saja,
si mentari,

mentari biarkan menyinari semuanya,
bukan hanya saya,
dan,
biarkan saya juga,
menikmati cahaya-cahaya indah lainnya,
agar bisa menyatu semuanya,

hey mentari,
meski telah redup sinarmu,
tapi masih tetap saya rasakan dengan senyuman,
seperti biasa,
memandangi,
dari banyaknya yang melihat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.