Jumat, 28 Desember 2012

December 28th, 2012


now i'm finished in my cilandak office !! ..
yaa hari ini terakhir kerja di rumah saya yang kedua, kantor itu udah seperti rumah saya sendiri. dua tahun rasanya cepet banget yaah, baru kemarin rasanya interview, nerima gaji pertama yang sejarahnya sedih banget, baru nerima gaji, udah dapet musibah dengan jatuhnya tas sayaa, ouuu hadiah di gaji pertama saya cukup berkesan laahh :))

banyak cerita disini, di kantor ini, mungkin kalau lantai kantornya ga dibersihin sama si embaa udah banjir dengan air mata yang selalu saya keluarkan setiap ada masalah (halaah lebay sekali hahaa). ada air mata, caci maki, tertawa, teriakkan, semuanya terjadi di kantor ini. kalau ingat dengan kejadian bulan puasa tahun ini juga, rasanya rindu sekali, banyak pelajaran tentang arti dan makna kebersamaan. ketika kami dikumpulkan di meja kerja kami oleh si nyonya besar itu yang setiap detik mengeluarkan suara merdunya itu sehingga kami tidak bisa konsen menyelesaikan pekerjaan kami. dikumpulkan seperti nara pidana, ga boleh keluar, melihat mataharipun ga boleh.
semuanya bilang "kelak semua ini akan menjadi cerita, yang akan kita ceritakan ke semuanya"
ya semuanya tinggal cerita, kenangan yang ga akan pernah dilupakan, seminggu ga pulang kerumah, tidur ga teratur, ga pernah makan siang (yaiyalah secara bulan puasa), dan badan ini pun drop, turun 5kg!! hastagaaa mau jadi apa badan saya inii T_T
dan dikantor ini juga, selain banyak gosiip, banyak keluarga, banyak cintaa juga yang selalu berujung tragiisss!! sediih yaa saya hahaha. 


gambar yang diatas ini, meja kantor tercinta dengan monitor yang setia menemani saya sampi hari ini. meski keadaan belakang saya sudah berbeda sekarang. aaaahhh bakal kangen dengan tempat ituuu, hikksss
pesan saya untuk siapapun orang yang nantinya akan memakai dan menggunakan komputer, kursi, dan meja saya ini, harap dipergunakan dan dijaga dengan baik yaaa ^^

terima kasih untuk kalian semua makhluk paling aneh yang pernah saya temui di sepanjang perjalanan hidup saya. spesial thanks for mpo tini, ezed, dan tian (yang sudah lebih dulu menghilang) yang menemani saya selalu, sampai titik darah penghabisan ini, thanks you so much muaachh muaachhh :*


cuma sisa foto ini yang ada kita berempatnya --''

buat nyonya hilda, si pengkritik yang tidak mau dikritik mas budi dan mba andriya, si mba nuri jreeng, putri yang terbuang, pa eddy, aki tono, si opaa iqbal boboho, pak iqbal dj yang menyebalkan, mas keling, pak lurah si pak bambang, pak RT si mas fredian, mang adjaa, kalian yang lebih dulu pergi (serem amat bahasanya hahaha) pak mizan guru terkece, neng irma, eceu iyuus, ecii, sari, para enggineer hehe, dan semuanyaaa  para sifaa lovers yang ga bisa di sebutin satu-satu, pokoknya TERIMA KASIH BANYAAKK !!

kalian semua yang membuat saya bertahan sampai saat inii ..

maaf cuma bisa memberikan ini
spagetiii ala mas budi
pisang ijooo
pizza dari daeng tercintaa -- mba isyaa ^^
walaupun cuma ini, yang penting kebersamaannyaaa :*

dan akhirnya sayapun harus pamit sekarang. meski berakhir disini, tapi ceritanya, kenangannya ga akan berakhir sampai kapanmu. i love you all :*

para sifaa lovers in cilandak office ..


NB: ikuti edisi postingan tentang kalian selanjutnyaa ^^



my hero !!


si merah marah dan mati mendadak tepat dipertigaan jalan, mungkin saja dia masih belum terima dengan keadaan karena harus menumpangi si manager artis terkenal mpo tini, sehingga dia shock dan akhirnya harus mogok di jalan.

panik harus gimana, karena kami sama-sama tidak mengerti, buat kami yang penting motornya bisa nyala dan bisa untuk dibawa jalan. untung saja ada sahabat (mereka lohh yang mengajukan diri untuk dibilang sahabat saya, padahal saya engga mau), mereka yang dibawah ini ...


saya akan memperkenalkan terlebih dahulu, siapakah makhluk gaib yang ada di foto itu,
- si lelaki berkemeja hijau (mungkin) adalah bapak rohiman, nama kesayangannya haji keling yang dirahmati Allah katanya, saya tidak terima sebenarnya dengan sebutan itu, tapi apa boleh buat, menyenangkan hati orang tak apalah.
- si lelaki besar berjaket merah adalah pak eddy djaelani
- si wanita besar berbaju hijau, berjaket hitam adalah suwastini kamil si manager atris mpo tini, jadi kalian bisa membayangkan mengapa si merah bisa berhenti tiba-tiba dijalan -____-"
- si wanita berkacamata, berbaju batik coklat adalah ez rumi adzri a'atin si jubred wati.

mereka datang bagaikan pahlawan, dari kejauhan nampak gagah perkasa sekali. seperti pahlawan yang ada di tipi tipi laahh. ga perduli banyak masalah pribadi yang menimpa mereka semua, tapi mereka tetep dateng buat nolongin si merah kesayangan saya itu, ouuhh sungguh terharu sekali sayaa (sambil bercucuran air mata), ini baru sahabat, kalau lagi butuh ajaa hahaha ...
dan mereka yang mengajukan diri untuk di foto dan di muat di postingan saya ini, hadeeuuuhhhh --"
tak apalah, mereka tetap penolong saya dan si merah. yang penting motor saya bisa nyala dan jalan kembali .... terima kasih untuk sahabat ^^ (semalam itu sajaa yaah jadi sahabtanya)


Senin, 24 Desember 2012

kebetulan --( hanya sebentar saja :)


izinkan saya bercerita sedikit tentang tiga sesosok lelaki yang pernah singgah di perjalanan kisah saya di tahun ini, 2012, mengingat tinggal hitungan hari lagi kalendernya berubah jadi 2013, wauu cepatnyaa .. okey dengan tiga sifat dan karakter yang berbeda, mungkin bertolak belakang, tapi ada beberapa yang hampir sama, lebih banyaknya tidak, mereka mungkin yang menjadikan saya selalu berpikir untuk melangkah dan mengambil keputusan tidak dengan buru-buru,

disetiap ceritanya, banyak sekali saya menemukan sesuatu yang istimewa untuk saya renungkan, dan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, intinya mereka cukup membuat saya selalu ingat dengan setiap kata yang mereka berikan untuk saya,

yang pertama si keribo, kalau mengikuti blog saya atau yang dekat dengan saya mungkin tau si keribo itu siapa, yahh bagi yang tidak tau saya akan memberitahu sedikit siapakah sesosok keribo itu. keribo adalah kisah masa lalu saya, yang berakhir tragis (wauu seram sekali nampaknya perkataanyaa hahaa), tidak tragis, mungkin seperti tersilet pisau dan lukanya itu terkena perasan jeruk nipis+garam, wauuu perih amat sangaat.
proses pertemuan kami sangat singkat sekali, hanya seminggu dan kemudiaan. jeng jeng jeeeeng jadiaan dehhh ... hahaha labil sekali dulu saya. kami cukup lama menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih (asikk bahasanyaa hahahaa ..). hampir dua tahun looh keren kaan, daaan tragedi itupun dimulai 2012 yang menyebabkan saya turun berat badan hingga 8 kiloo, gilaa bangeet kaan!! apa yang saya rasakan ketika itu? cuma nangis, nyetel lagu galau yang dibilang "ini lagu guee bangeet", terus diputer secara rutin. dan lama kelamaan saya jadi sadar, buat apa memikirkan orang dan menggalau berkelanjutan, tohh si keribo sudah bahagia dengan wanita cantik itu. okey saya menghapus semua ingatan itu, tidak untuk saya buang, tapi saya simpan baik-baik saja. semakin ngerasa benci sama orang semakin jadi tambah sakit, jadi biarkan saja berjalan mengikuti alurnya ...

"masalah itu jangan dijadikan beban hidup, jadikan masalah sebagai pelajaran untuk lebih baik kedepannya, kamu pasti bisa, semangaat :)"

yaah perkataanmu, menjadikan saya untuk tidak membebanimu lagi dalam masa depan saya terutama kesehatan saya, saya selalu jadikan pelajaran berharga untuk lebih hati-hati lagi dalam memilih dan menjalankan sesuatu. jahatnya dirimu tak pernah saya samakan dengan kebaikan dan semua pengorbananmu yang luar biasa untuk saya. karna kamu pernah menjadi yang terbaik dan tak terlupakan kok :) terima kasih ..

yang kedua si kaka, sesosok pria dewasa, sederhana, baik bangeeet, awesome lahh seperti perkataanya itu yang selalu diulang-ulang memuji diri sendiri, pede sekali nampaknya dia --". cuma berpikir, ternyata ada lelaki yang baik seperti dia, setelah saya merasa bertemu orang paling jahat dalam hidup saya, saya bertemu dengan dia, berbeda sekali sifatnya. yang membuat saya mengaguminya, sifatnya yang sederhana, meski dia selalu mem-bully saya, tapi tetap dia sederhana. sesosok kakak laki-laki untuk saya, mungkin karna saya tidak mempunyai seorang kakak laki-laki, jadi saya merasa diperhatikan selayaknya kakak dan adik saja. yang membuat saya mengaguminya lagi adalah, setianya dia terhadap pasangannya, jujur dan tidak pernah mengecewakan pasangannya, wauu bangeet laah menurut saya, jarang sekali laki-laki yang seperti itu. dan kini impian mereka sudah terwujud, setelah sekian lama menanti ..

"menurutku mencari yang terbaik tidak akan pernah dapat, karena manusia tidak pernah puas, jadi bagaimana kita menerima yang kita dapat, selalu ikhlas dan ngerasa cukup sama apa  yang kita punya, kalau kita ikhlas nikmat pasti akan selalu ditambah, pasangan yang kita punya akan semakin keliatan, tambah good looking, tambah baik, dan tambah sayang sama kita. mencari yang baru dan meninggalkan yang lama itu tidak akan bisa jadi lebih baik"

speechless banget ngebaca ini, ga tau meski ngomong apa lagi, cuma bisa senyum, daaann kebiasaan sayapun muncul, yaitu nangiis !! hahaha .. dalam hati saya bergumam sendiri, semoga saya bisa menemukan sesosok seperti dia, yang hampir ideal untuk pasangan hidup :) terima kasih ..

dan yang terakhir si mentari, belum terlalu lama saya mengenalnya, namun sudah masuk kedaftar tiga sesosok lelaki ini :) .. pendiam, jadi bingung saya meski gimana menanggapinya, saya dan dia berbeda sekali, saya ini wanita yang ekstrovert, bawel sekali, sedangkan dia pendiam bangett laahh, hulalaaaaa aneh sekali jadinya, terasa saya sangat agresif setiap menayakan kabarnya. perjalanan kisah cinta dia sama dengan saya, bedanya sampai saat ini, dia masih bertahan dengan keadaannya itu, mencoba memasuki kehidupannya, tapi sulit sekali, karena dulu sayapun pernah seperti dia. jadi saya hanya bisa diam dan selalu ada jika dia membutuhkan saya ..

"kamu yang bisa membuat aku semangat lagi sekarang :)"

kata-katanya singkat, tapi bahagianya saya karna saya, dia bisa semangat lagi. meski diapun telah menyemangati saya juga. sama yang ini, endingnya masih belum terlihat, tapi biarkan berjalan sendiri, jika memang kita sama-sama baik untuk disatukan, kelak semuanya, mimpi itu akan terwujud indah :) terima kasih ..

ketiganya,
ceritanya berbarengan sekali tahunnya, tidak pernah saya undang dan sayapun tidak ingin mengusir mereka dalam kehidupan saya, dan kebetulan sekali datangnya, sebenarnya bukan kebetulan, lebih tepatnya memang sudah dituliskan alur ceritanya seperti ini sama Allah. mereka yang mewarnai saya tahun ini, meski endingnya selalu saja tidak sesuai harapan, tapi setiap ceritanya mengandung makna yang dalam. kadang, bahkan lebih tepatnya sering, menangis sendiri memikirkan ini, banyak pertanyaan yang selalu saya jadikan sebagai kesalahan dalam diri saya. padalah semua ini sudah di atur sama Allah, tapi selalu saja seperti tidak pernah menerima dengan keadaan saat ini.

yaah pada dasarnya saya memang sangat rindu dengan sesosok lelaki yang selalu mengingatkan saya dalam segala hal, memarahi saya untuk sesuatu hal yang kecil, memanjakan saya, memperhatikan saya, semuanyaa ..
mungkin mereka hanya singgah sebentar saja, hanya membuat saya bertahan untuk tidak mengeluarkan air mata saya, meski akhirnya keluar juga ..
sesuatu yang kebetulan itu yang membuat saya semakin rindu dengan sesosok lelaki yang sedang saya tunggu saat ini, kalian semua seperti membuat saya berkhayal dan bermimpi mendapatkan sesosok itu dengan cepat, nyatanya tidak juga. terima kasih telah singgah diperjalanan kisah saya tahun ini :)
meski kalian tidak pernah menoleh kearah saya lagi, tapi saya selalu tersenyum melihat kalian, sedang apa dan dengan siapa nantinya, karena cuma senyum yang bisa menenangkan hati saya, meski hanya sedikit :)


sekian dan terima kasih ..




Kamis, 20 Desember 2012

songs for him :)


kalau denger lagu ini,
ingat dengan si mentari,
alur cerita yang dibuat dalam video ini pun hampir sama,
mungkin bukan hampir,
hanya kebetulan saja,
hehe

menggambar,
hobby nya,
dan mungkin juga tuntutan perannya seperti itu,
belum sempat dibuat gambar olehnya,
baru mengusulkan saja,
dia pun tertawa melihat ini,
dan suka juga dengan ini :)





jarak yang harus terhenti,
lebih tepatnya,
kita belum menyatu,
pikiran dan perasaan ini masih menyebar kemana-mana,
belum menemukan satu titik kesamaan,
antara kita,
masing-masing,
dipaksakan untuk menyatupun tidak bisa,
jadi ceritanya ga nyambung,

ending lagunya,
indah :)
mungkin seindah dengan bayangan saya tentang si mentari,
saya tidak ingin mengejar sesuatu yang saya sendiri masih bingung,
harus bagaimana dan berbuat apa,
biar semuanya mengalir seperti air,
tak ada ujung perhentiannya,
tapi selalu ada makna dan cerita di dalamnya :)

mentari,
senyummu membuat saya berhenti sejenak,
"yang membuat aku jatuh cinta adalah
ketika engkau memanggil namaku dengan suara lembutmu"
memandangimu dalam diam,
memperhatikanmu di tempat yang jauh,
yang kamu sendiri tidak tau,
"kamu membuat aku bisa semangat lagi sekarang :)"
terima kasih,
sudah menjadikan saya sebagai semangatmu,
dan terima kasih,
sudah membuat saya bersemangat lagi :)



Rabu, 19 Desember 2012

#26


judulnya cerita kita,
melihatnya hanya bisa tersenyum,
terlalu lama,
jadinya terharu,

ceritanya dimulai sejak itu,
waktunya sudah lama,
tidak terlalu lama juga,
tapi buat saya,
sudah lama,

saya bahagia,
ketika impianmu menjadi kenyataan,
sekian lama berkhayal soal itu,
dan akhirnya terwujud,

indah sekali,
senyummu,
sangat lepas,
wajahmu memerah,
mungkin kalau dekat,
saya bisa mendengar detak jantungmu,
yang berdetak sangat kencang,
ketika itu,

disini,
saya masih mengagumi,
bukan mengagumimu,
tapi mengagumi kesederhanaanmu,
yang selalu kamu bawa,
dan kamu jaga,

kini sudah berbeda,
tidak seperti kemarin,
hanya diam-diam,
dan lebih baik saya diam,

terima kasih,
sudah pernah singgah disini,
lebih tepatnya bukan singgah,
tapi mampir sebentar hehe,
yang sebentar itu,
banyak yang saya jadikan pelajaran,
setiap kata yang pernah kamu ucapkan untuk saya,
tidak terlupakan sedikitpun,

senang,
karena pernah mendengarkan saya,
dan pernah saya mendengarkanmu juga,
saling mendengarkan,
"aku bahagia karena kau terlahir di dunia
dan kau ada diantara milyaran manusia"
                                 by: perahu kertas
dan semoga,
saya menemukan sesosok seperti kamu,
sederhana :)



Selasa, 18 Desember 2012

#25


cuma mau melihat senyumnya saja,
mendengar tawanya,
membaca tulisannya,
menunggu getaran hebat di jantung ini,
itu saja,
tidak lebih,

sekarang,
semuanya kembali menghilang,
tak ada lagi senyuman itu,
tak ada lagi tawanya,
tak ada lagi tulisannya,
tak bergetar lagi jantung ini,

dan sekarang juga,
semuanya kembali keawal,
seperti tak pernah merasakan ini sebelumnya,
biasa saja,
tak ada yang menarik,
dan tak ada yang special,

dan saya,
hanya bisa tersenyum saja,
mengingatnya,
seperti mimpi,
ketika membuka mata,
semuanya menghilang,
walaupun seperti mimpi,
tak akan pernah terlupakan,
karna mimpinya indah,
membuat hidup kembali,
bersinar lagi,
tak redup seperti biasanya,



Senin, 17 Desember 2012

#24


dan,
sudah redup cahayanya,
yang kemarin masih terang sekali terlihat,
sudah saatnya melihat yang lain,
bukan satu cahaya itu saja,
si mentari,

mentari biarkan menyinari semuanya,
bukan hanya saya,
dan,
biarkan saya juga,
menikmati cahaya-cahaya indah lainnya,
agar bisa menyatu semuanya,

hey mentari,
meski telah redup sinarmu,
tapi masih tetap saya rasakan dengan senyuman,
seperti biasa,
memandangi,
dari banyaknya yang melihat.


Kamis, 13 Desember 2012

waktu ..


terasa begitu cepat sekali,
pergerakan jarum jam itu,
rasanya baru menikmati hari ini,
namun sudah berganti hari lagi,
dan beberapa hari lagi,
juga sudah pergantian tahun,

begitu cepat pergantiannya,
baru saja membuka mata,
sudah ingin menutupnya kembali,

begitu cepat proses perpindahannya,
baru saja memulai dengan senyum,
namun sudah ingin berakhir,
mungkin dengan terdiam,

kita tidak pernah tau,
apa rencana Allah selanjutnya,
sama halnya saat ini saya berpikir,
untuk sebuah keinginan yang saya ingin wujudkan,

kapan saya akan wisuda,
berfoto bersama keluarga tercinta,
dengan nilai diatas rata-rata,
setidaknya nilainya bisa diterima
dan membuat tersenyum lah meski tidak bisa dapat terbaik,

kapan saya akan membuat buku,
tulisan yang saya buat sendiri,
dengan cerita yang sederhana,
namun berkesan,
dan disukai semuanya,

kapan saya akan punya kamera,
kamera yang sudah hampir 3 tahun saya impikan,
dengan kamera itu,
saya ingin mengekspresikan semuanya,
memotret sesuatu yang berkesan,
yang dahulu tempat terindah,
dan kini tempat kenangan,
dan hasilnya,
saya ingin membuat cerita dari setiap foto yang saya ambil,

kapan saya punya boneka beruang rasaksa,
lebih besar dari boneka beruang ungu yang saya punya,
besar sekali laahh,
seperti manusia saja besarnya hahaa,

dan,
kapan saya akan menikah,
punya anak,
sukses,
semuanya laahh ..

waktu yang bisa menjawab,
segala sesuatu yang kita inginkan,
ikuti saja alirannya,
seperti air mengalir,
kehidupan terus berjalan,
menunggu waktu itu sebentar,
cepat sekali,
jadi berusaha saja terus,
dan,
kelak,
berdoa,
semoga,
semuanya bisa terwujud,
dengan baik,
sesuai harapan :)

amiin ..


Kamis, 06 Desember 2012

di malam hari ..


waktu istirahat,
memanjakan diri,
dikamar,
dikasur minimalis,
dengan dua buah bantal,
dua buah guling,
dan teman tidur saya,
si boneka-boneka kesayangan,

jeleknya,
tidak langsung tidur,
sayapun menyalahkan monitor,
dan kemudian membuka folder saya,
dan,
proses menulispun dimulai,

dimalam hari,
suasana hening,
tak banyak yang bersuara,
proses pemikiran menulis saya berkembang sepertinya,
dan pikiran pertama adalaaahh ...
mengapa saya tidak seperti yang lainnya,
lebih memilih bermain games
untuk menghilangkan kejenuhan selama beraktivitas seharian,
dan anehnya,
mengapa juga saya begitu ndeso tidak bisa bermain games,
iri sekali dengan teman-teman saya,
yang jago sekali bermain games,
yaaah berbeda kepala,
berbeda juga pilihannya,
ketika mereka memilih games,
dan sayapun punya pilihan beda,
yaitu menulis,
sebagai penghilang rasa jenuh seharian beraktivitas,

tidak setiap malam juga bisa menulis,
kadang,
hanya menatap monitor dengan layar putih,
diam dengan tatapn kosong,
mencari inspirasi itu sulit bagi saya,
jiwa ini ingin menulis,
tapi hati dan otak ini yang belum bisa menyatu,
hasilnya nihil,

namun,
ketika sudah menemukan satu kata menarik,
mulailah tangan ini mengatur posisi,
hati dan otak ini menyatu,
dan merekapun bekerjasama membentuk sebuah tulisan,
satu kata menarik,
bisa dibuat beberapa tema,
tergantung,

selesai menulis,
sudah waktunya organ ini menagih janji,
untuk beristirahat,
dengan mata yang sudah hampir tertutup,
monitorpun dimatikan,
boneka beruang ungupun sudah siap menemani,
tubuh ini mulai dilemaskan otot-ototnya,
selimutpun ditarik,
dan,
selamat malam semuanyaa,
memejamkan mata,


Lantai 3


tak banyak yang tau soal itu,
tapi sebagian orang mungkin tau,
sebuah lantai yang sering di kunjungi oleh ratusan orang,
dekat jendela,
dekat juga dengan lift,
bangku setengan bulat,
dan meja yang berbentuk bulat,

teringat kembali,
seperti rindu dengan lantai 3 itu,
yahh cerita itu dimulai di sana,
cerita yang kini hanya menjadi kenangan saja,
dan tak pernah saya kunjungi lagi,
nampak asing sepertinya,

tetasan air mata yang jatuh di lantai itu,
suara yang nyaring yang dikeluarkan,
tertawa lepas,
berdiam dan memikirkan sesuatu hal,
intropeksi diri,
berbagi cerita,
dengan ditemani angin yang berhembus,
banyak laahh,

lantai 3,
saksi mata antara saya dan kisah yang lalu,
yang sudah lama terkubur,
sangat dalam,
menjadi memori terindah,
ketika saat itu,
dan mungkin juga,
saat ini,

apa kabarnya lantai itu,
rindu untuk duduk disana,
rindu mendengar suara angin berhembus,
menunggu sesuatu,
dengan jantung berdebar,
dan senyuman yang lebar,

apa kabarnya juga kisah yang lalu,
setiap saat menatapnya,
setiap hari mendengar suaranya,
setiap detik mengingatnya,
yahh sudahlah,
itu masa lalu,
yang tak akan pernah dilupakan,
dan mungkin,
tak akan pernah tergantikan,

sekian ..


Selasa, 04 Desember 2012

#23


entah apa yang terjadi,
seperti aneh,
yaah balik lagi,
saya ini selalu berpikir negatif,
tapi terkadang,
pikiran negatif saya benar,

sikap ceroboh,
yang tidak pernah sadar,
selalu di ulang,
heboh,
pikiran pendek,
cepat mengambil kesimpulan,
senang sesaat,
jadinya nyesel,

berargumen sendiri,
bertanya dan menjawab pertanyaan sendiri,
jadi merenung,
melamun,
menyalahkan diri sendiri,
nangis dehh,

yaaaahhh entahlah,
proses menuju sesuatu yang baik mungkin,
amat susah,
slalu ingin instan,
tapi slalu harus sabar,
menunggu,
pasti,

baiklah,
akan aku ikuti arahnya,
seperti perahu yang berlayar,
suatu saat dan pasti perahu itu akan berlabuh,
ditempat yang nyaman,
dan indah,
semoga saja :)