kisah atau mungkin cerita atau mungkin tragedi di jumat itu,
entah ada apa yang terjadi,
tiba-tiba saja kantor yang selalu dihiasi oleh canda tawa,
kini mencekam,
berubah menjadi diam seribu bahasa,
hanya satu suara yang terdengar,
terdengar sangat kencang,
yaa hanya suara beliau saja,
kami,
penghuni kantor tercinta,
hanya terdiam,
tidak bisa berbuat dan melakukakan apa-apa,
seperti terhipnotis,
semua kata menjadi salah semuanya,
dan semuanya hanya bisa mengangguk terdiam,
entah mungkin ini kesalahan saya,
karena tidak perdulinya saya dengan pekerjaan saya,
atau mungkin kesalahan orang lain,
yang tidak adanya tanggungjawab untuk menyelesaikan masalah ini
sehingga kami semua yang harus merasakannya,
bukan saatnya untuk menyalahkan atau disalahkan sekarang,
semuanya kembali intropeksi diri
atas apa yang dilakukan saat itu, detik itu, dan sampai saat ini,
berharap semuanya kembali seperti semula,
hanya ingin selalu terdengar suara canda tawa,
bukan suara yang membuat kami diam,
"ini semua demi kamu sifaa ..."
yahhh mendengar kata itu
seperti mendapatkan energi baru,
selama ini merasa tidak diperdulikan,
tidak dihargai atas keberadaan saya disana,
tapi kemarin,
saya merasa diperdulikan,
semua ikut andil dalam masalah saya,
tidak adanya atasan atau bawahan,
semua sama,
kami melakukan dan mengerjakannya bersama-sama,
suka duka kami lewati bersama,
cape, jenuh, pusing,
dan air mata menetes bersama,
terima kasih untuk semuanyaaa ...
hanya kata itu yang bisa saya berikan,
karena saya tidak bisa membalas apa yang kalian lakukan untuk saya,
ini memang bukan sepenuhnya pekerjaan saya,
tapi saya merasa
karena saya dan masalah ini,
kalian terpaksa harus ikut andil dalam masalah ini semua,
masalah yang menjadikan saya pelajaran berharga,
pelajaran bagaimana rasanya diperdulikan,
diteriakkan oleh beliau seharian,
dan saya masih berdiri bersama kalian,
karena kalian semua,
kalian bisa jadi saya harus bisa juga berdiri tegap
menghadapi semua masalah ini,
menyelesaikannya dengan baik dan bijak,
dan bersama kalian pastinyaa ^^
untuk kalian,
si bapak yang terhormat,
si kutu lincah pentium core2duo,
si heboh yang menjadi diam ketika itu,
si maas eee ^^
si bapak kondolongit,
si supertini yang kereen bgt perjuangannya,
si perempuan pembawa masalah,
si etiii jubreedd,
si nduut seksooy,
si mang djaadjj,
si aki-akii,
semuanyaa lahh pokoknyaa ..
maaf telah merepotkan kalian :(
entah sampai kapan saya masih dipertahankan
dan sampai kapan saya bisa bertahan,
yang jelas saya tidak pernah menyesal untuk bekerja disana,
karena saya menemukan dan memiliki keluarga baru seperti kalian,
banyak hal dan pelajaran yang saya dapatkan dikantor itu,
rumah kedua dan keluarga kedua saya,
pelajaran tentang
makna kehidupan,
kerjasama,
ketidakadilan,
keperdulian,
kekompakkan,
kesedihan,
kebersamaan,
semuanya saya dapatkan ditempat itu,
melihat dan menilai karakter yang berbeda-beda,
membuat saya mengerti harus bersikap seperti apa,
seminggu,
membuat saya sedikit berpikir
dengan adanya teriakkan dari beliau,
ikut andilnya kalian,
membuat saya mengerti
bahwa masih banyaknya kesalahan dalam diri saya,
tidak fokusnya saya dalam pekerjaan,
masih menyepelekan apa yang seharusnya menjadi tanggungjawab saya,
semoga setelah ini saya bisa menjadi lebih baik,
lebih fokus dan tanggungjawab dengan pekerjaan dan soal apapun juga,
semua ini akan menjadi sebuah cerita yang akan diceritakan oleh orang lain, bahwa kita pernah mengalami ini semua jauh sebelum kalian. cerita yang akan membuat kita tertawa, menangis mengingatnya, karena rasa rindu disaat kita bersama-sama melewatinya dengan baik :)
semangatt untuk kita semuaa ..
kita BISA, MAMPU, dan KUAT menghadapinya :)
TERIMA KASIH yaaa :)